<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="8057">
 <titleInfo>
  <title>Analisis Wacana Kritis Terhadap Pidato Presiden Mahmoud Abbas dalam Penggunaan Istilah 'Holocaust' pada Konferensi Pers G7 2022</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Faiz Lazuardi Zein</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
   <publisher>LSPR</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Peristiwa Holocaust merupakan fakta sejarah yang telah menjadi catatan hitam bagi sebagian besar umat Yahudi di dunia. Dalam sejarahnya, bangsa Yahudi di Eropa sangatlah tertindas oleh adanya gerakan fasisme yang didominasi partai Nasionalis Jerman. Namun sejak ditetapkannya United Nation Partition Plan for Palestine pasca berakhirnya Perang Dunia ke-2 pada tahun 1947, mengesahkan pemisahan wilayah Palestina menjadi dua bagian, yaitu pembagian antar bangsa Yahudi dan bangsa Arab. Untuk memenuhi dukungan terkait keanggotaan penuh di PBB, Palestina terus berupaya untuk memenangkan dukungan mengenai kedaulatannya di setiap forum internasional. Pada tanggal 16 Agustus 2022, Group of 7 (G7) yang diadakan di Berlin Jerman, telah menuai kritik yang sangat kontroversial terkait penggunaan istilah holocaust dalam pidato kenegaraan yang dibacakan oleh Presiden Mahmoud Abbas. Dalam hal ini peneliti menggunakan metode kualitatif dengan teori analisis wacana kritis Norman Fairclough guna mengetahui aspek kebahasaan serta fenomena sosial yang terjadi dalam sebuah wacana tersebut. Hasil dari penelitian ini telah mengungkapkan penafsiran serta tujuan terkait penggunaan istilah holocaust yang di ujarkan oleh Presiden Mahmoud Abbas dalam pidato kenegaraanya yang berlangsung saat perhelatan G7 2022 di Berlin, Jerman. Penelitian ini telah didukung oleh berbagai pernyataan narasumber ahli, sehingga publik dapat mengetahui dan menilai berbagai interpretasi yang dimaksudkan dalam teks tersebut. &#13;
&#13;
Kata kunci: Analisis Wacana Kritis, Holocaust, Pidato kenegaraan, Group of 7 (G7)  &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>kualitatif</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>international relations</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>skripsi</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Indra Kusumawardhana</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>2023</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Faiz Lazuardi Zein</topic>
 </subject>
 <classification>NONE</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Library LSPR Institute of Communication and Business Amani Library Management System</physicalLocation>
  <shelfLocator>S1.IR.011.23</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">S101641SP</numerationAndChronology>
    <sublocation>Hanya Tersedia Softcopy.</sublocation>
    <shelfLocator>S1.IR.011.23</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals/>
 <slims:image>sampul_skripsi.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>8057</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-02-05 13:36:03</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-02-28 11:58:56</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>